Tidak ada Yang Kalah di Laga Final AFF 2010

Dalam pertandingan FInal antara Malaysia melawan Indonesia tanggal 29 Desember 2010 kemarin, sejatinya tidak ada yang kalah. Baik Timnas Garuda maupun Malaysia telah berhasil memenangkan pertandingan yang membanggakan baik bagi Indonesia maupun Malaysia. Timnas Indonesia begitu memukau rakyat Indonesia dalam berbagai pertandingan mulai dari babak penyisihan sampai laga Final melawan Malaysia. Lihatlah raut wajah para suporter saat pertandingan sudah usai, raut kekecewaan hanya sedikit terlintas di wajahnya, selebihnya lagu dari Bondan Prakoso “Ya Sudahlah” dan rasa bangga terhadap perjuangan Timnas Indonesia. Para suporter 1000 persen mengapresiasi positif dengan apa yang telah dilakukan oleh Firman Utina dan kawan kawan. Bagaimana tidak Selama 90 menit pertandingan berlangsung, Tim Garuda tak henti terbang menyerang Harimau Malaka dengan serangan yang silih berganti ke Gawang malaysia. Tapi tim lawan sudah mempersiapkan semua itu dengan baik, gawang mereka penuh dengan pemain berkostum biru. Tak mudah membobol gawang jika kondisinya seperti itu.

Hingga akhirnya serangan balasan tak terduga mengoyak gawang Markus Harison melalui kaki Safee. Tapi Pasukan Garuda sama sekali tak menghentikan tekanan. Dan akhirnya terjadilah gol itu, serangan yang tak kenal lelah dan kerjasama yang terbangun dengan rapi berhasil membuat Nasuha membobol gawang Khairul Fahmi yang konon mirip dengan VJ Daniel🙂 di menit ke 73. Hasil itu membuat kedudukan imbang 1-1. Hal ini benar benar membanggakan ratusan ribu pendukung merah putih di Gelora Bung Karno dan ratusan juta rakyat Indonesia di manapun berada. Dan dimenit ke 87 M.Ridwan menambah kemenangan untuk Tim Garuda menjadi 2-1.
kemenangan itu memang tak cukup untuk membawa Piala AFF ke Indonesia. Akan tetapi rakyat Indonesia telah cukup bangga menyaksikan Tim Garuda yang dengan ganas menyerang. Pun tidak ada satupun kerusuhan yang dikhawatirkan akan terjadi ketika Timnas tidak berhasil membawa Piala AFF. Semua pendukung di gelora, dirumah ataupun di ranah maya tetap bangga dengan hasil terbaik yang diperoleh TImnas Indonesia. Terima kasih Markus Horison, Ferry Rotinsulu, Kurnia Meiga, Made Wirawan, Zulkifli, Benny Wahyudi, Ricardo Salampessy, Nova Arianto, Maman Abdulrahman, Hamka Hamzah, Yesaya Desnam, M Roby, M Nasuha, Slamet Riyadi, Christian Gonzales, Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas, Yongky Aribowo, Dendi Santoso. Juga pelatih Alferd Riedl.
Kalian telah menyatukan bangsa Indonesia dalam kegembiraan, kebanggaan, rasa haru, harapan dan semangat. Dan juga keyakinan bahwa bangsa Indonesia akan terus maju bukan hanya dalam dunia olahraga tapi dalam sagala aspek kehidupan. sebagaimana Bang Iwan Fals berkata dalam lagu bangunlah Putra Putri Pertiwi

Sinar matamu tajam namun ragu

Kokoh sayapmu semua tahu
Tegap tubuhmu takkan tergoyahkan
Kuat jarimu kalau mencengkeram
Bermacam suku yang berbeda
Bersatu dalam cengkeramanmu

Angin genit mengelus merah putihku
Yang berkibar sedikit malu-malu
Merah membara tertanam wibawa
Putihmu suci penuh kharisma
Pulau pulau yang berpencar
Bersatu dalam kibarmu

Terbanglah garudaku
Singkirkan kutu-kutu di sayapmu oh…..
Berkibarlah benderaku
Singkirkan benalu di tiangmu
Jangan ragu dan jangan malu
Tunjukkan pada dunia
Bahwa sebenarnya kita mampu

Mentari pagi sudah membumbung tinggi
Bangunlah putra putri ibu pertiwi
Mari mandi dan gosok gigi
Setelah itu kita berjanji

Tadi pagi esok hari atau lusa nanti
Garuda bukan burung perkutut
Sang saka bukan sandang pembalut
Dan coba kau dengarkan
Pancasila itu bukanlah rumus kode buntut

Yang hanya berisikan harapan
Yang hanya berisikan khayalan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: