WS Rendra Meninggal Dunia


Laboratorium Bahasa : WS Rendra, seorang sastrawan, penyair, dramawan dan seorang maoestro seni di Indonesia bahkan duniapada Kamis (6/8/2009) pukul 22.10 WIB di RS Mitra Keluarga Depok. Willibrordus Surendra Broto Rendra yang kemudian lebih di kenal dengan nama WS Rendra meninggal pada usia 73 tahun. Gajah Mati Meninggakan Gading, harimau mati meninggalkan belang, seperti itulah seorang seniman yang mencurahkan segenap kehidupannya untuk sesuatu yang di cintainya, termasuk WS Rendra. Syair, puisi, drama adalah bahasa seni yang membesarkan nama WS Rendra.


Karya seni sang Burung Merak antara lain :

Drama

* Orang-orang di Tikungan Jalan (1954)
* Bip Bop Rambaterata (Teater Mini Kata)
* SEKDA (1977)
* Selamatan Anak Cucu Sulaiman (dimainkan 2 kali)
* Mastodon dan Burung Kondor (1972)
* Hamlet (terjemahan dari karya William Shakespeare, dengan judul yang sama)- dimainkan dua kali
* Macbeth (terjemahan dari karya William Shakespeare, dengan judul yang sama)
* Oedipus Sang Raja (terjemahan dari karya Sophokles, aslinya berjudul “Oedipus Rex”)
* Lisistrata (terjemahan)
* Odipus di Kolonus (Odipus Mangkat) (terjemahan dari karya Sophokles,
* Antigone (terjemahan dari karya Sophokles,
* Kasidah Barzanji (dimainkan dua kali)
* Perang Troya Tidak Akan Meletus (terjemahan dari karya Jean Giraudoux asli dalam bahasa Prancis: “La Guerre de Troie n’aura pas lieu”)
* Panembahan Reso (1986)
* Kisah Perjuangan Suku Naga (dimainkan 2 kali)

Sajak/Puisi

* Balada Orang-Orang Tercinta (Kumpulan sajak)
* Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta
* Blues untuk Bonnie
* Empat Kumpulan Sajak
* Jangan Takut Ibu
* Mencari Bapak
* Nyanyian Angsa
* Pamphleten van een Dichter
* Perjuangan Suku Naga
* Pesan Pencopet kepada Pacarnya
* Potret Pembangunan Dalam Puisi
* Rendra: Ballads and Blues Poem (terjemahan)
* Rick dari Corona
* Rumpun Alang-alang
* Sajak Potret Keluarga
* Sajak Rajawali
* Sajak Seonggok Jagung
* Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api
* State of Emergency
* Surat Cinta

Itulah beberapa karya seni yang di tinggalkan oleh WS Rendra, yang akan abadi melebihi umur pencipta karya seni itu sendiri. Belajar dari WS Rendra dan Mbah Surip, mereka meninggalkan karya yang akan di kenang. Pertanyaannya kira kira sudahkah kita memiliki karya yang akan dikenang?.

gambar : http://cluritmas.files.wordpress.com/2008/02/rendra333.jpg

One Response to “WS Rendra Meninggal Dunia”

  1. SAWALI TUHUSETYA Says:

    semoga karya2nya menjadi pengantar si burung merak dalam melakukan perjalanan ke alam keabadian, amiiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: