Mbah Surip Tak Gendong Meninggal Dunia

Laboratorium Bahasa – Hari ini, tanggal 4 Agustus 2009, Mbah Surip meninggal dunia. Sekitar jam 12:00 saya dapat sms dari teman saya, fans berat Mbah Surip, katanya Mbah Surip telah meninggal dunia. Tokoh musik yang bernama Urip Ariyanto begitu dikenal bukan karena dia kaya, ganteng, tapi karena kesederhanaan baik orang maupun lagu lagunya, semua serba sederhana. Dan tanpa di duga lagu lagunya mulai dari Tak Gendong, Bang Nasi Goreng, Bangun Tidur dll ternyata di sukai oleh banyak orang di Indonesia. Di usia senjanya justru Mbah Surip hari harinya di isi kesibukan untuk menghibur bangsa Indonesia. Akan tetapi Allah berkehendak lain, Mbah Surip sudah di jemput untuk menghadap kepada-Nya.

Penyebab meninggalnya Mbah Surip, seperti di laporkan oleh Detik.com adalah karena jantung hingga dehidrasi. Hari ini jenazah mbah Surip dimandikan di rumah mamik Prakoso dan kemudian akan di bawa ke mojokerto Jawa Timur.

Lalu apakah yang bisa di petik pelajaran dari profil seorang Mbah Surip. Yang pasti adalah tentang kesederhanaan. Siapapun tidak akan menolak ketika di katakan Mbah Surip adalah seorang yang penuh kesederhanaan. Dengan ketenaran dan kekayaan materinya saat ini, seharusnya bisa membuat Mbah Surip merubah gaya hidupnya. Tapi semua itu tidak dilakukan. Seperti pernah di katakan oleh Cak Nun, Mbah Surip sebagai gambaran manusia Indonesia sejati. Manusia yang tak pernah sedih dan selalu tersenyum, meskipun didera oleh penderitaan yang bertubi-tubi datangnya.

Sebelum sering tampil di TV, Mbah Surip seringkali tampil di setiap acara Kenduri Cinta di Taman Ismail Marzuki (TIM), termasuk ketika Kenduri Cinta mengadakan acara di Situ Gintung. Bahkan di acara acara Cak Nun lainnya, Mbah Surip juga sering hadir.

Meninggalnya Mbah Surip bisa menjadi hikmah bagi kita semua, karena saat ini Mbah Surip sudah menjadi milik Bangsa Indonesia. Banyak yang merasa kehilangan atas kepulangan Mbah Surip menghadap Allah. Tengok saja facebook anda, hari ini hampir semua status facebook mengungkapkan bela sungkawa atas meninggalnya Mbah Surip. I Love You Full Mbah Surip, Allah telah menjemputmu kembali kepada-Nya, semoga tawamu bisa tetap menghibur bangsa Indonesia. Dan semoga Allah menerima semua amal dan perbuatan Mbah Surip. Dari Allah kita berasal dan hanya kepadaNyalah kita kembali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: