Festival Java Jazz 2009 – Sebuah Momentum

Sebenarnya saya tidak pernah fanatik dengan salah satu aliran musik, saya menyukai musik dari mulai lagu Nyidam sari milik Manthous sampai Chinese Democracy Guns N Roses. Atau lagu religi macam Rindu Rasul Bimbo, sampai Can’t Stop Loving You Van Hallen. Nah kalau baru baru ini diberitakan dan memang bener benar terjadi, bahwa Java Jazz Festival 2009 benar benar sukses menghadirkan 11000 penonton, tentu hal ini menjadi menarik. Menarik, karena banyak orang beranggapan bahwa musik Jazz hanya untuk kalangan tertentu.


Musik Jazz Era 1980 – 1990

Kalau saya sendiri memang sangat awam dengan musik Jazz. Hanya beberapa musisi Jazz yang saya tahu. Sedikit bernostalgia dengan musik Jazz jaman dulu. Saya memang lebih suka mendengarkan lagu lagu tahun 1980 -1990, misalnya Indra Lesmana yang populer dengan lagu lagunya seperti Kehadiran, Cerita Lalu, Jangan Duakan Cintaku, Biarkan aku kembali atau Hanya Untukmu. Lagu lagu tersebut memang pernah populer di tahun 1983 – 1994, Anda bisa baca ulasan lengkap ALbum The Best Indra Lesmana tahun 1983- 1984.

Selain Indra Lesmana, ada juga Iga Mawarni, Artis cantik kelahiran Bogor, tapi besar di Solo ini terkenal dengan lagunya yang berjudul Kasmaran. Lagu kasmaran juga dijadikan judul album Iga Mawarni. Album Kasmaran Populer di tahun 1991.

Selain itu musisi jazz lainnya yang saya ketahui ada juga Ermy Kullit yang terkenal dengan lagu yang romantis berjudul Kasih. Lagu kasih merupakan salah satu lagu di album Kasih yang meledak di tahun 1986. Meskipun begitu saya baru mendengarkan lagu ini di awal awal tahun 2000.

Selain itu masih banyak lagi musisi lainnya, seperti Fariz RM, Mus Mujiono dll. Saya menyukai lagu dari para musisi musik Jazz tersebut, bukan karena jenis musiknya. Mungkin karena iramanya enak untuk di dengar, dan saya mendengarkan di saat yang tepat. Dan ternyata baru tahu kalau jenis musiknya adalah musik Jazz.

Musik Jazz tahun 2000

Di Festival Java Jazz 2009 ini tentu bermunculan musisi jazz yang nggak kalah dashyatnya dengan para seniornya, tapi justru saya nggak begitu tahu bahwa ada nama nama seperti Tompi, atau Balawan yang permainan gitarnya sangat unik, yang denger denger dia bisa memainkan gitar seperti memainkan piano. Atau kehadiran musisi asing Jason Mraz. Ketidak tahuan saya disebabkan karena kesibukan, dan promosi dari lagu lagu berirama jazz tidak seheboh lagu lagu pop lainnya. Meskipun Tompi sudah membuktikan bahwa dia sudah mampu bersaing.

Kalau menurut saya apapun jenis musiknya, yang penting kreativitas bermusik tidak pernah berhenti. Sukses buat Jakarta International Java Jazz Festival 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: